The Maze Runner Trilogy (Resensi)

the maze runner seriesBuat penggemar cerita fantasi pasti tidak asing dengan The Maze Runner series, buku karya James Dashner yang terbit pertama kali tahun 2009 (hasil googling) dan sampai tulisan ini dipublikasikan dua judulnnya sudah diadaptasi ke layar lebar.

Di penghujung tahun 2015 saya akhirnya berkesempatan membaca buku pertama The Maze Runner, berawal dari keisengan untuk membeli buku bacaan untuk naik pesawat Jogja-Medan. Sebelumnya saya lebih tau dulu dari filmnya, baru ngeh kalo ada bukunya pas muncul edisi cover film (sepertinya cukup ngetrend di Indonesia). Ketika pertama melihat trailer film The Maze Runner, saya langsung tertarik dengan ide ceritanya yg orisinil di mana orang terkurung dan harus lari-larian di dalam maze yang seems menakutkan dan tak berujung. Entah gimana ending nya karna filmnya juga nggantung. Namun bukan filmnya yang mau saya bahas, tapi bukunya.

Dalam pendek kata, The Maze Runner Series bercerita tentang Thomas yang kehilangan ingatan mendapati dirinya terjebak dan terkurung di suatu tempat yang asing tanpa jalan keluar kecuali melewati maze yang tajam dan berliku. Sembari mencari jalan keluar dari Maze, dia juga harus berkutat dengan siapa yang menaruh mereka di sana, apakah WICKED itu, apa tujuan mereka, siapakah yang bisa ia percayai, dan siapa dirinya sebenarnya. Namun ternyata, dunia tak seindah yang dibayangkan oleh Thomas.

Continue reading

Advertisements