Review Nokia Lumia 520

Nokia Lumia 520 merupakan device smartphone termurah milik Nokia yang berjalan di sistem operasi Windows Phone 8.0 (soon upgradable to 8.1).  Sebagian besar orang memang menempatkan lumia tipe ini sebagai device windows pertamanya, karenanya ngga sukar buat menemukan lumia 520 di pasaran. Setelah memegang hape ini selama kurang lebih seminggu, di blog ini saya coba review kelebihan + kekurangan dari Nokia Lumia 520…hehe, semoga bisa menjadi pertimbangan..

Desain Fisik
Nokia-Lumia-520-SpecsWalaupun termasuk ponsel dengan harga murah, Lumia 520 tidak memiliki bentuk body yang “murahan”. Ukurannya tidak terlalu besar dan pas di tangan untuk ukuran ponsel layar 4″. Dimensinya hampir sama dengan iPhone 5. Cover belakang Lumia 520 bisa dibuka dan memiliki ciri khas Nokia yang menonjolkan kesan colorful-nya..Lumayan bisa jadi pembeda di antara bejibun smartphone sekarang yang dominated by black and white..

Layar
Lumia 520 memiliki layar ukuran 4″ dengan resolusi 480×800 pixel, kerapatannya berarti sekitar 233 ppi. Layar di Lumia 520 saya rasa tidak terlalu tajam, namun saya rasa itu sudah cukup karna tentu we don’t expect too much from low-end smartphone. Walaupun begitu, ternyata layar Lumia 520 sudah berteknologi IPS sehingga memberikan sudut pandang yang lebih luas dan saya rasa lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.

Kinerja Hardware
Disisipi prosesor dual core 1 GHz Qualcomm s400 , ram 512 MB, plus windows phone 8.0, ngga ada alasan yang membuat Lumia 520 nge-lag saat menjalankan aplikasi. Sayangnya untuk pertama kali membuka aplikasi semacam wasap akan ada latency sekitar 3-4 detik yang saya rasa cukup mengganggu, apalagi jika pada saat membutuhkan respon cepat.
GPU adreno 305 termasuk kelas mid to high, saya rasa ngga ada kesulitan bagi lumia 520 untuk memainkan berbagai jenis game. Namun perlu digarisbawahi bahwa Qualcoom s400 memang mudah sekali panas untuk pemakaian tertentu, sehingga wajar jika pada saat menjalankan aplikasi berat, body belakang di atas kamera menjadi panas.

Kamera
Beberapa forum mengatakan kamera Lumia 520 termasuk the best 5 MP camera. I do agree.. Cita rasa Nokia yang memanjakan pecinta fotografi juga terasa efeknya di Lumia 520 ini, namun sayangnya pada device ini tidak tersedia flash.. Yap againwe don’t expect too much from low-end smartphone.. 

Hasil kamera ->

ralow light

ra1outdoor

Battery Life
Dengan batere Li-Ion 1430 mAh, saya tidak melihat Lumia 520 dapat digunakan 1×24 jam tanpa pengecasan. Baterainya cukup boros untuk pemakaian sehari-hari saya (3G always on, aplikasi aktif : sosmed, no game) dengan paling nggak sehari bisa ngecas 2 kali. Namun peforma baterai memang bergantung pada penggunaan tiap-tiap orang yang tentu berbeda-beda.

Kesimpulan ->

+ Harga murah dengan desain ngga murahan
+ No lag
+ Kamera bagus
+ Ketersediaan software dari Nokia lengkap
+ Wp 8.0 upgradable to 8.1

– No Flash, No front camera
– Ada delay/latency ketika membuka whatsApp
– Mudah panas jika main game
– Baterai hanya 1430 mAh

Advertisements

Migrasi ke Windows Phone, Lumia 520

Setelah cukup lama melalang buana di dunia Android, saya tiba-tiba jadi kepincut buat ngerasain windows phone. Kenapa oh kenapa? Sejatinya rasa penasaran ini tidak muncul karna ketidakpuasan saya terhadap Android, sejauh ini alhamdulilah saya masih puas dengan gadget android. Terlepas dari isu android nge-lag, saya tidak bisa membantah isu tersebut, namun sejauh pemakaian saya selama 3 tahun menggunakan android,  saya bisa katakan ram 1 gb menjadi syarat  jika menginginkan device android yang nyaman. Google sudah memberikan jawaban atas isu lag dengan memberikan update Kitkat, namun sayang belum ada device middle-low end yg support kirkat.

Balik lagi ke windows phone (wp), nokia lumia 520 menjadi korban saya iseng-iseng. Berbicara mengenai wp memang ga bisa lepas dari brand lumia-nya nokia. Kenapa lumia 520? Ada beberapa pertimbangan yg saya brainstorm sebelum memilih handheld tersebut…

  • WP 8.0

Windows  phone 8 merupakan versi terbaru windows yg pengembangannya masih dilanjutkan, tidak seperti wp 7.5 yg mentok hanya sampai 7.8.

  • Update 8.1

Syukurlah lumia 520 yg termasuk lini low-end lumia dipastikan bakal mendapat update wp 8.1 yang memiliki fitur menarik seperti asisten pribadi cortana.. Hmm, walaupun cortana denger-denger belum support region Indonesia.

  • Sejuta umat

Memag belum se”sejuta-umat”nya nokia 3310, tapi bisa dibilang lumia 520 ini adalah ponsel sejutaumatnya windows phone. Dari survei memang sepertiga pengguna ponsel berbasis windows phone di dunia adalah pemakai 520. Wow! Dan baru-baru ini di mobile world congress di barcelona februari kemarin, lumia 520 dapet gelar best low-cost smartphone.. Berarti memang kualitasnya sudah diterima dunia.

  • Hardware cukup mumpuni..

Dari hasil kepo, device wp-nya lumia hampir semua lininya diisi hw dualcore. Nokia tampaknya kalem-kalem aja menghadapi perang hw dengan clock tinggi yg diikuti oleh pemain android. Nokia justru adem ayem dengan menggunakan hw sesuai dengankebutuhan os-nya. Windows phone memang terkenal dengan os yg ringan.
L520 memiliki hw dual core 1 GHz snapdragon s400 dengan ram 512 MB…yg bikin kesengsem adalah dukungan gpu adreno 305-nya.

  • Cocok sebagai device pemula

Sebagai pengguna pemula wp yg berasakan landasan coba-coba, saya rasa pilihan utama memang jatuh pada l520. Harga yg terjangkau dengan dukungan hardware  yang bukan abal-abal telah menjadi faktor pendukung yang kuat. Kalo untuk coba-coba saya sarankan mencoba dari membeli hp second, kecuali jika memang sejak awal sudah mantap dengan windows phone.

Yap dengan beberapa pertimbangan di atas, akhirnya kini saya resmi mengantongi lumia 520 ^^ So far so good..dan memang device ini tidak mengecewakan.. ^^
Selamat mencoba lumia!

image