Kolam Renang yang lagi Ngehits, Bukit Gibeon

Bismillah postingan pertama di 2017

Sejak akhir tahun 2016 lalu banyak masyarakat Sumut dan sekitar yang berwisata ke tempat pemandian baru di Sibisa dekat danau Toba, Bukit Gibeon namanya. Saya pun penasaran seberapa menariknya pemandian yang satu ini kenapa sampai menarik ribuan pengunjung. Letaknya berada di Desa Sibisa, sekitar 25 menit perjalanan darat dari Parapat. Jika dari parapat nanti belok kanan pas ada belokan dengan papan penunjuk arah ke bandara Sibisa.

20170113_092520

Masuk ke kawasan Bukit Gibeon, saya cukup takjub dengan gapuranya yang warnanya ungu. Di sana kami jumpa dengan loket yang mewajibkan kami membayar tiket masuk 10.000 per orang dewasa + parkir mobil 5000. Dari loket tersebut jalan mulai bagus dan diaspal.. ada tanda-tanda telah dipugar demi suksesnya tempat wisata ini. And well done.

Continue reading

Advertisements

Mampir ke TB Silalahi Museum

Siapa yang ga kenal dengan kota Balige, ibukota dari kabupaten Toba Samosir, tempat di mana memandang eloknya Danau Toba sudah menjadi hal yang biasa. Yap, kota ini memang berbatasan langsung dengan Danau Toba, jadi bisa dibayangkan dong luasnya Danau Toba ini.. perjalanan darat dari Prapat sampai Balige selama 2 jam semua berbatasan dengan danau. Selain danau, berbicara tentang Kota Balige tentu mengingatkan kita sama tempat ikoniknya, yaitu pasar tradisional yang berbentuk rumah adat Batak. Selain itu di kota ini bentornya pun juga ikonik, yaitu pake vespa.

Namun sayang sekali saya jalan-jalan ke Balige bukan untuk naik vespa, namun saya sedang cek user experience pelanggan berbumbu mencari pokemon. Berkeliling kota Balige mencari pokestop akhirnya mengantarkan saya ke pintu gerbang TB Silalahi Museum, museum pribadi TB Silalahi sekaligus museum sejarah suku Batak. Karna saya tengok banyak pokestop, akhirnya saya iseng masuk ke museum. Saat melangkah ke pintu masuk yang cukup megah, saya distop tidak diperbolehkan masuk. Rupanya saya masuk lewat pintu keluar.

IMG_20160809_121807
Berpose bersama patung TB Silalahi

Masuk ke dalam museum TB Silalahi, kita langsung disuguhkan  patung Pak Silalahi dengan macan. Saya kurang mengerti korelasinya, namun bisa diduga ini untuk menampilkan kesan garang. Tak lupa saya pun berfoto. Ada juga helikopter mini yang saya cek-cek walau belum pernah naik helikopter, ini helikopter asli. Kesan saya menengok komplek museum ini adalah ternyata besar dan modern arsitekturnya. Saya pun masuk ke bangunan museum pribadi Pak Silalahi. Oiya yang belum tahu tentang TB Silalahi silakan googling, namun sedikit cerita beliau adalah mantan Menpan pada masa pemerintahan Soeharto.

-lanjut baca…>

Ke Hill Park

Masih lanjut post famgath sebelumnya, setelah berpuas semalaman di The Hill Hotel ngeliatin burung sama orang pacaran, saya punya kesempatan buat nyobain main ke Hill Park. Sayang juga kalo ngga main ke sana karna udah dapet vocher. Lokasinya ngga jauh dari The Hill, sekitar 1 km turun gunung kalo dari arah Kabanjahe di sebelah kanan jalan. Sampingnya KFC. Mencolok tempatnya dan siapapun yang lewat pasti ngeh kalo itu Hill Park.

DSC_0054Tiket masuk free wahana (walau gak all wahana) adalah 70 ribu, beruntung saya punya vocer jadi bisa masuk free. Kesan pertama adalah luas juga pintu masuknya, membuat pengunjung langsung ber selfie ria. Masuk lagi ke pintu utama pun sudah disambut dengan bangunan khas istana yang “fotoselfie-able” lengkap dengan kolam bebeknya. Oiya, Hill Park ini cuma buka di hari Sabtu Minggu dan hari libur nasional saja.. Jadi jangan ke Hill Park di hari Rabu siang.

Continue reading

Ke Pulau Samosir

Danau Toba, siapa yang tidak kenal akan keistemewaan mahakarya ciptaan Tuhan ini. Danau terbesar di Indonesia ini terletak di Sumatra Utara, di kota Prapat (bukan di Medan..hehe, kalo orang luar taunya ini di Medan), sekitar 4 jam perjalanan darat dari kota Medan. Tenang saja, dalam perjalanan ke kota Prapat, kita ga bakal bosan karna bisa singgah di Kota Siantar sekedar untuk ngopi santai di Kok Tong atau beli roti Ganda.

Rasanya ga afdol kalo sudah jauh-jauh mengunjungi Danau Toba namun tak menginjakkan kaki di Pulau Samosir, yups.. pulau yang ada di tengah danau itu. Pulau ini jangan dibayangkan sebagai pulau kecil tak berpenghuni lho.. keliling pulau ini sekitar 2jam kalo naik mobil, bahkan ada bupatinya. Dengan menggunakan kendaraan pribadi, ada beberapa alternatif jalur menuju Pulau Samosir..

  • Lewat Pelabuhan Ajibata-Tomok.
    Pelabuhan inilah yang paling sering digunakan jika ingin menyeberang ke Pulau Samosir. Di sana terdapat 1 kapal aktif tidak 24 jam yang siap mengangkut sekitar 40 mobil-truk dengan waktu tempuh 1 jam. Pelabuhan ini ada di Kota Prapat, jadi tak heran jika ramai pengunjung.
    Kapal paling pagi dari Prapat adalah jam 9 , namun jika tidak ingin ketinggalan kapal maka sebaiknya mulai mengantri dari 6-7 pagi, terutama di weekend. Jika tidak dapat kapal pagi, maka siap-siap untuk menunggu sampai kapal datang kembali yaitu sekitar jam 12.toba
  • Lewat Pelabuhan Tiga Ras-Simanindo
    Pelabuhan ini juga menyediakan kapal fery bermuatan sekitar belasan mobil untuk menuju ke pelabuhan simanindo samosir. Trip paling pagi nya jam 8.30 dan jarak tempuhnya sekitar 30-45 menit. Pelabuhan ini ada di Tiga Ras, sekitar 1 jam-an dari kota Siantar. Jalannya sempit, jelek, dan berlubang. Namun untuk masuk kapal biasany tidak antri karna tidak banyak juga penggunanya.
  • Lewat Tele (jalur darat)
    Di Pulau Samosir, ada bagian yg menjorok ke pulau sumatra, nah disitu aja jembatannya. Kalo anda mau berwisata, jalur ini tidak recommended karna akan menambah waktu tempuh 5 jam dari kota Prapat. 🙂

Selain membawa mobil pribadi, bisa juga kita ke pulau Samosir naik sepeda motor ato modal kaki aja dari pelabuhan Ajibata atau TigaRas dengan menggunakan kapal penumpang. Tarifnya kalo jalan kaki cuma 8ribu.. cukup murah untuk membawa kita ke Pulau Samosir sekaligus menikmati angin di tengah danau Toba, tenang aja..pasti bikin masuk angin hihi.. 🙂