Migrasi ke Windows Phone, Lumia 520

Setelah cukup lama melalang buana di dunia Android, saya tiba-tiba jadi kepincut buat ngerasain windows phone. Kenapa oh kenapa? Sejatinya rasa penasaran ini tidak muncul karna ketidakpuasan saya terhadap Android, sejauh ini alhamdulilah saya masih puas dengan gadget android. Terlepas dari isu android nge-lag, saya tidak bisa membantah isu tersebut, namun sejauh pemakaian saya selama 3 tahun menggunakan android,  saya bisa katakan ram 1 gb menjadi syarat  jika menginginkan device android yang nyaman. Google sudah memberikan jawaban atas isu lag dengan memberikan update Kitkat, namun sayang belum ada device middle-low end yg support kirkat.

Balik lagi ke windows phone (wp), nokia lumia 520 menjadi korban saya iseng-iseng. Berbicara mengenai wp memang ga bisa lepas dari brand lumia-nya nokia. Kenapa lumia 520? Ada beberapa pertimbangan yg saya brainstorm sebelum memilih handheld tersebut…

  • WP 8.0

Windows  phone 8 merupakan versi terbaru windows yg pengembangannya masih dilanjutkan, tidak seperti wp 7.5 yg mentok hanya sampai 7.8.

  • Update 8.1

Syukurlah lumia 520 yg termasuk lini low-end lumia dipastikan bakal mendapat update wp 8.1 yang memiliki fitur menarik seperti asisten pribadi cortana.. Hmm, walaupun cortana denger-denger belum support region Indonesia.

  • Sejuta umat

Memag belum se”sejuta-umat”nya nokia 3310, tapi bisa dibilang lumia 520 ini adalah ponsel sejutaumatnya windows phone. Dari survei memang sepertiga pengguna ponsel berbasis windows phone di dunia adalah pemakai 520. Wow! Dan baru-baru ini di mobile world congress di barcelona februari kemarin, lumia 520 dapet gelar best low-cost smartphone.. Berarti memang kualitasnya sudah diterima dunia.

  • Hardware cukup mumpuni..

Dari hasil kepo, device wp-nya lumia hampir semua lininya diisi hw dualcore. Nokia tampaknya kalem-kalem aja menghadapi perang hw dengan clock tinggi yg diikuti oleh pemain android. Nokia justru adem ayem dengan menggunakan hw sesuai dengankebutuhan os-nya. Windows phone memang terkenal dengan os yg ringan.
L520 memiliki hw dual core 1 GHz snapdragon s400 dengan ram 512 MB…yg bikin kesengsem adalah dukungan gpu adreno 305-nya.

  • Cocok sebagai device pemula

Sebagai pengguna pemula wp yg berasakan landasan coba-coba, saya rasa pilihan utama memang jatuh pada l520. Harga yg terjangkau dengan dukungan hardware  yang bukan abal-abal telah menjadi faktor pendukung yang kuat. Kalo untuk coba-coba saya sarankan mencoba dari membeli hp second, kecuali jika memang sejak awal sudah mantap dengan windows phone.

Yap dengan beberapa pertimbangan di atas, akhirnya kini saya resmi mengantongi lumia 520 ^^ So far so good..dan memang device ini tidak mengecewakan.. ^^
Selamat mencoba lumia!

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s