Cerita dari Bahan Mentah KKNT ITB

Kembali saya akan bercerita tentang KKNT ITB di desa Cihurip yang super ini. Karena bersifat tematik, maka dalam kkn ini mengusung 5 tema sekaligus yg saling berkaitan, PLTMH, infrastruktur, bahan mentah, industri, dan koperasi. Saya tergabung dalam kelompok bahan mentah bersama triplet d’cupizz: benhes, bung danang, & RR. Ada bung Ade Amat yang sangat friendly dan suka anak-anak. Diketuai oleh bung ichwanuddin (bukan nama sebenarnya), tim ini mencoba untuk terus eksis dalam liga kknt ini. Kelompok ini kocak dan santai bukan main walaupun kami juga memiliki figur serius cem JustMeAndI (lagi2 bukan nama sebenarnya). Oh iya, RR juga pribadi yang serius namun belakangan ini yang bersangkutan mulai kehilangan kerahmirahmatillahan-nya. Selain itu ada juga Sitikadindaa~~ yang menambah serunya kelompok bahan mentah ini.

 

Lantas apa saja kegiatan anak bahan mentah? Ya kalo formalnya tim ini memfasilitasi warga agar dapat memenuhi kebutuhan industri dengan bahan mentah yang dikelola sendiri. Fokus utamanya adalah pembuatan kolam lele. Ternyata anak ITB bisa juga ya ternak lele.


Ini waktu mindahin ikan lele dari kolam Pak Aep ke kolam Pak AKib

Selain kolam lele, kami juga seneng kotor-kotoran dengan kotoran yang kotor. Kemarin baru saja kami bikin herbal lele yang berbahan dasar kotoran kambing dan ragi. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan di kosan. Ya kan?

Ini pas lagi bikin herbal lele.. hmm, mau bikin untuk yg kedua kalinya ngga yaa?

Selain itu bersama anak infrastruktur kami melakukan kerja bakti membuat kolam lele. Cangkul, cangkul…cangkul yang dalam.. Gitulah kalo mengutip salah satu lirik lagu menanam jagung. Selesai kerja bakti pun kami disuguhi es degan. Seger pisan euy..

Ini pas kerja bakti sama anak infra bikin kolam lele di rumah Pak Bandi.. Seru bukan main
Foto ijin nyomot dari blognya
hesti, http://nurainihesti.blogspot.com

Nah, beda dari kloter 1, di bahan mentah kloter 3 ini kami juga ngurusin masalah industri. Memangnya ada apa aja di bidang industri? Di KKNT ITB ini kami mengajak ibu-ibu warga desa Cihurip untuk tampil produktif. Salah satunya lewat membuat produk pangan huriput alias Cihurip Food. Produk pangannya macem-macem dan enak-enak loh.. Ada renginang, wajit, sampe kremes.

Nah, di sini bahan mentah melakukan standardisasi segala macam produk agar dapat bersaing di pasaran. Nah hasilnya? Asik bener.. selain dapat menekan biaya produksi, kami juga dapat membuat tampilan yang lebih segar, bentuk yang baku, dan juga produk yang inovatif 😀.

Ini waktu bikin renginang.. hmm nyummy.. Lumayan bisa sekalian icip icip, hha..

Oh iya, kita di kknt ini ngga mulu bekerja dengan hal-hal teknis lho.. Nah, untuk menghilangkan rasa penat, tiap sore kami mengundang anak-anak mulai dari yang belum sekolah sampai ada yang kelas 2 smp buat belajar bareng di paud deket pondok pesantren RT02.. Hhi..lucu-lucu anak-anak yang mayoritas cewek ini. Keren lho, anak-anak bahan mentah termasuk yang paling rajin ikut acara ini, soalnya ada kak amat sih yang lucu asik bukan main haha..

Suasana pas lagi ngajar di paud.. Wah itu si Astri pas lagi senyum😀

Mungkin segitu dulu ceritanya, besok sambung lagi.. NB, foto ntar diupload belakangan ya… Masalahnya susah ni upload dari hp saya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s