Spirit PROKM ITB 2011 (2)

Peluh sedih senang kami saat diklat selama 2 bulan akan kami bayar habis-habisan dengan tampil semangat di PROKM ITB 2011, setidaknya itulah salah satu janji kami menyambut datangnya hari H.

Cerita dari Hari H
Oke, hari H ini sangat bersejarah, selain hari pertama PROKM, hari Senin tanggal 1 Agustus 2011 adalah hari pertama puasa Ramadhan. Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri untuk kami  baik panitia non lap maupun panitia lapangan. Tepat pukul 5 pagi aku telah menyiapkan diriku stand by di kanopi sabuga, hari masih begitu gelap dan dingin. Briefing dari korlap aku coba terjemahkan dengan rapi, begitu juga briefing dari danyon. Ah, lega rasanya ketika melihat wajah teman-teman seperjuanganku, anggota keluargaku di kelompok 100: Gilang, Gina, dan Kiki. Mengapa dingin harus mengalahkanku jika kami dapat berkumpul bersama di hari besar ini.

Cerita dari 100
Siang itu, aku lupa persisnya, mungkin pukul 11, para taplok dengan panjinya masing-masing telah menempatkkan diri sesuai dengan nomor dan batalyon masing-masing. Tak ada wajah kecut, semua berwajah seakan-akan tak sabar menanti sesuatu. Ada apa gerangan? Ah, kami tengah menunggu kedatangan anggota keluarga baru kami, para mahasiswa baru. Aku dan gilang sudah bersiap menyambut kedatangan mereka, begitu pula dengan kiki dan gina yang telah menanti di seberang. Hari itu cukup panas dan rasanya cukup nyaman untuk berteduh di bawah pohon, namun kami lebih nyaman untuk memberi keteduhan bagi adik-adik kami.
Satu per satu mereka datang, aku bentangkan panji kelompok 100 yang entah kenapa berbentuk bajaj ini, kemarilah anggota keluarga kelompok 100!

Mereka Datang
Rahma, Jun, Rizki, Afif, Bima, Prema, Ajeng, Dila, Willy, Mei, Fadhil, Filbert, Adit, Edwin, dan Sanchia. Welcome to PROKM 2011 bersama di sebuah keluarga kelompok 100! Aku segera hafalkan nama dan wajah mereka, kusuruh juga mereka melakukan hal yang sama denganku. Firasatku mengatakan kita bisa menjadi keluarga yang akan kompak seterusnya.

Cerita dari PROKM
Sore hari adalah saat yang paling aku nantikan, karna pada saat itulah kami taplok bisa bertemu dan berinteraksi dengan adik-adik kami. Jadi inget, pertama interaksi kita membagi tugas, ada tim pembeli ponco, tim pembuat name tag, dsb. Habis itu kita kumpul bareng-bareng memberantakin kosannya Ajeng.
Pernah juga habis kegiatan di kampus kita jalan ke balubur dan melakukan buka bersama yang dilanjutin dengan diskusi super dengan moderator si Prema. Kocak tapi entah kenapa penuh makna juga. Ga pernah ada habisnya kalau udah kumpul sama kalian.

Cerita dari Closing
Kalau bisa protes, mungkin kami taplok ingin protes dan meminta PROKM selama 2 bulan, tapi itu hal yang tidak mungkin. Akhirnya satu minggu hampir terlewati. Saat itu hari Kamis, satu hari sebelum hari closing. Lucu juga mendengar berbagai pertanyaan aneh-aneh tentang closing, seperti masa kampus dan sebagainya. Bohong kalau di antara mereka ada yang tidak panik. Hah namun aku selalu bilang liat saja nanti.
Hari closing tiba, dan pada pukul 3 sore mereka bertemu dengan masa kampus. Kurang lebih satu jam mereka berinteraksi sampai akhirnya selesai juga dan aku mendapati banyak komentar dari adik-adikku, ternyata masa kampus baik ya..

Cerita dari Buber
Mungkin kita masih bisa kumpul-kumpul lagi lain waktu, tapi di PROKM ? Jum’at sore ini menjadi waktu kita yang terakhir. Kami seluruh taplok bersama anak-anak mengadakan buka bareng rame-rame di lapangan SR. Prosesi nikmat di tengah gelapnya petang kala itu. Santai, relax, dan menyenangkan.



Penutup
Sebagai penutup, aku tampilin lagi di sini quotes-quotes yang ada di grup fb kelompok 100 PROKM ITB 2011.

Heiyah kelompok 100 !!!! aaaa sedih PROKM udah berakhiiir… Janji ya kita harus tetep kompak dan selalu jadi bagian keluarga kelompok 100, sampai mati pun !!
tetep semangat kawan-kawan, besok senen kuliah perdana kalian !  (Putu Adhika, taplok)
teman teman dan kakak kakak taplok, meskipun PROKM udah selesai, tapi ikatam diantara kita jangan terhenti ya, saling sapa ya dimanapun kita berada, dan kapan kapan kumpul lagi yuk :D  (Muhammad Bima Arrahman, FTSL’11)
Anakanak dan emak bapak.. Walaupun prokm usai keep cikiciww ya .muaah  (Rizky Miranti Devia Amanda, taplok)

4 thoughts on “Spirit PROKM ITB 2011 (2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s