Unjust Match

Babak perempat final world cup baru saja berakhir.. Sebanyak 4 tim pemenang (Spain, Germany, Uruguay, Netherland) akan melakoni laga semifinal tanggal 6-7 juli mendatang.Terlepas dari itu, aku kecewa banget sama hasil pertandingan Ghana vs Uruguay yang berkesudahan 1-1 (4-2 pen) untuk kemenangan Uruguay..
Ya, sebenernya aku lebih menjagokan Ghana sebagai pemenang.. namun ternyata kekuatan mental anak-anak uruguay lebih kuat daripada ghana. Apa boleh buat, Afrika gagal mengukir sejarah dengan menembus semifinal untuk yang pertama kalinya. Duka untuk Afrika, khususnya ghana mengingat harus tersingkir dengan drama yang cukup tragis. Terlebih, ghana sebenarnya mampu mengimbangi permainan uruguay dengan apik dan tidak punya alasan yang kuat mengapa harus kalah terlepas dari adu penalti.

Ghana mampu unggul lebih dulu di menit 45 lewat gol dari Muntari sebelum disamakan oleh Forlan di menit 55. Selebihnya pertandingan berlangsung alot hingga there was no more goal until the full time. Walau nonton di teve, tapi semangat penonton khas afrika begitu kental terasa atmosfirnya.. GRAAAWR! Feel the emotions!

(gambar diambil dari guardian.co.uk/football)

GHANA WILL BEAT URUGUAY
TO MAKE HISTORY TODAY
IT’S HERE. IT’S REAL. BELIEVE IT
.

membacanya saja membuat bergetar, menulisnya membuat semangat berapi-api. Sebuah pesan dengan emosi luar biasa yang coba disampaikan oleh seorang pendukung Ghana.

Pertandingan yang panas itu dilanjutkan kembali dengan extra time 2 x 15 menit. Di 15 menit terakhir extra time, Ghana terlihat lebih gencar menyerang daripada uruguay. Serangan demi serangan dilancarkan sampai akhirnya drama itu terjadi..

“In the dying seconds, a goalmouth scramble sees Dominic Adiyiah’s header blocked on the line by Suárez. Only one slight problem, Suárez saves it with his hands – and he’s not a goalkeeper. Penalty to Ghana!” -guardian-
(gambar diambil dari guardian.co.uk/football)

Oh God.. jelas banget Suarez melakukannya dengan sengaja.. There’s red card for suarez!
Pertandingan quarter final world cup 2010, di menit ke-120 -menit terakhir dimana hanya ketika itulah gol mampu diciptakan, in a great match- and the goal will lead Ghana, the AFRICA, to the first semifinal in the world cup history, Gyan Asamoah harus memasukkan bola ke gawang uruguay via penalti ini. Beban berat tentu di ada di punggungnya.. terlihat dari ekspresi wajahnya.

“Asamoah Gyan steps up and, with the last kick of extra-time, he smacks the cross-bar! Dear oh dear, the poor lad …” -guardian-

Bisa diliat ekspresi kekecewaan Gyan dengan menangis meratap ke tanah.. Tidak hanya gyan, mungkin Afrika juga menangis.

Harapan Afrika untuk melaju ke semifinal mendadak sirna, walau tak sepenuhnya.. Suarez bersuka cita.. Suarez have really won this match. Only for uruguay, it was the greatest red card ever. Pertandingan berakhir dan terpaksa dilanjutkan dengan adu penalti yang berkesudahan 4-2 untuk uruguay. Mental tim ghana sudah jatuh terlebih dahulu..

Well, great drama it was.. but that was utterly unjust, sungguh tidak adil..

10 thoughts on “Unjust Match

  1. wah, berapi api tenan nduut!
    iya kasian yaaa:(
    aku juga pengennya ghana bisa menang.!
    tapi semangat, kan masih ada spainmu ituu:)

  2. heeh.. suarez mungkin disambut bak pahlawan di negerinya..tapi tidak untuk Afrika!!!

    I am for Ghana, the Afrika !!

  3. I’m still proud of Uruguay brother..😀

    I’ve added your ym to my list..😀 Have a nice chat then..
    Salam kenal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s