kapan Indonesia ke world cup?

Melihat pertandingan slowakia vs selandia baru di penyisihan grup F world cup 2010, tiba-tiba jadi kepikiran bagaimana negara sekelas selandia baru bisa sampai ke putaran final world cup. Apabila ditinjau dari segi luas wilayah,  selandia baru ‘hanya’ memiliki luas’ 268.68o km2. Indonesia bahkan memliki 9 kali luas wilayah selandia baru. Dari jumlah penduduk pun tentu saja Indonesia menang besar. Ya, Indonesia memiliki hampir 46 kali jumlah penduduk selandia baru. Bahkan Jakarta memiliki penduduk lebih banyak daripada selandia baru.

Padahal setau saya selandia baru itu identik sama sapi perah, hehe. Bayangkan saja, sekumpulan petani sapi perah bisa sampai ke afrika selatan. Itu baru selandia baru, belum slowakia. Slowakia bahkan hanya negara pecahan cekoslowakia dengan luas wilayah sekitar 40an ribu km2. Dua tim tersebut bermain apik dan mampu memperoleh poin pertamanya di world cup 2010.

Terus dengan segitunya sumber daya manusia yang ada, Indonesia kapan ke world cup? Kita tahu prestasi Indonesia baru-baru ini meroket turun. Bahkan melawan tim sekelas Laos, yang sering menjadi bulan-bulanan tim2 Asean, Indonesia takluk 2-0.  Indonesia juga gagal lolos kualifikasi piala asia 2011. PSSI yang dituding sebagai biang keladi kegagalan memalukan ini justru malah bermimpi di siang bolong dengan mengajukan pencalonan diri sebagai tuan rumah piala dunia 2022. Entah untuk menutupi kegagalannya atau apa, tidak ada yang tahu. Pencalonan diri tersebut sempat memberikan asa bagi pecinta sepak bola tanah air, namun ternyata PSSI memang hanya bermimpi. PSSI dianggap tidak serius dan pemerintah pun enggan memberikan dukungan terhadap pencalonan tersebut. Sekedar ilustrasi, apabila ada dana yang cair untuk perhelatan world cup di Indonesia, sudah pasti jadi ladang empuk untuk korupsi. Indonesia pun tercoret dari daftar calon oleh FIFA.

Prihatin dengan paceklik prestasi timnas, presiden pun menggelar kongres di Malang. Itu pun ternyata penuh dengan kontroversi. Semula panitia besar tidak akan diisi oleh orang PSSI karena kongres itu bertujuan untuk mereformasi PSSI. Namun PSSI tidak akan mau ikut kongres apabila tidak ada orang PSSI dalam panitia. Entah karena takut akan digulingkan atau apa, saya tidak tahu. Kongres pun berjalan dengan ada orang PSSI sebagai panitia. Hasilnya? Jauh dari harapan pecinta sepak bola tanah air. Kongres hanya menghasilkan hasil-hasil yang standar, seperti pembinaan usia dini, peningkatan mutu kompetisi, dsb. Sekedar mengkritik, apakah untuk melakukan ‘pembinaan dini’ itu perlu semacam kongres nasional kaya gini? Lalu apa dunk yang dilakukan PSSI dari dulu? Bahkan Nurdin Halid, ketua umum PSSI, yang diserukan untuk mundur, tetap bertahan sebagai ketua umum dengan dukungan dari orang-orang dalam PSSI. Huft,, sungguh aneh. Sejuta warga Indonesia menuntut Nurdin mundur, tapi orang2 dalam PSSI tetap memertahankannya. Mungkin takut kehilangan jabatan karena susunan pasti juga akan berubah.

Bagaimana dengan kompetisi dalam negeri? Setali tiga uang. Kompetisi dipenuhi dengan skandal-skandal mafia dalam pertandingan. Wasit pun menjadi sasaran empuk penyuapan. Tawuran antarsuporter terjadi dimana-mana.Penonton aja failed, padahal cuma nonton, kok ya ga bisa. Bandingkan dengan stadion2 di Inggris sana, jarak lapangan dengan penonton begitu dekat. Kalau cuma mau lompat ke lapangan sih gampang2 aja tuh. Jangan dibayangkan gimana jadinya kalo stadion2 di Indonesia mirip sama yang di Inggris.

Terlepas dari itu, saya tetap mendukung dunia persepakbolaan Indonesia, khususnya untuk timnas Indonesia. Asal semua kompenen berkepribadian baik, maksudnya yaitu lebih mementingkan kepentingan bersama daripada kepentingan sendiri dan no mental korupsi, prestasi niscaya akan tercapai.😀

3 thoughts on “kapan Indonesia ke world cup?

  1. Yah, emg akhir akhir ini prestasi timnas kurang memuaskan.. PSSI terus datengin (lagi-lagi) pelatih asing, riedl yg sebelumnya ngelatih Laos.
    Bahkan kata riedl, waktu mulai sesi latian, materi tim indonesia tidak lebih baik daripada Laos.. Namun semoga saja hasil olesan riedl bisa bawa dampak positif buat para pemain timnas.
    Kalau perlu tebar aja scout ke seluruh tanah indonesia untuk mencari talenta baru.Timna butuh muka2 baru yang lebih segar.. Ya ngga?
    Jaya timnas Indonesia!!

  2. Haha.. alfred rield gan..😀
    Iya sih, mungkin bosen ya liat muka muka itu terus di timnas..hehe. Tapi pertimbangan jam terbang di level internasional jg penting sih.. Yah tapi kita liat aja sapa aja yg lolos seleksinya rield. Semoga dapet tercipta komposisi yg terbaik😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s