Addicted to farmville

Satu bulan terakhir ini saya memang lagi demen banget sama yang namanya farmville (baca:addicted)🙂

Sebenarnya saya ngga bakalan tau game ini kalo ngga saudara saya yang ngenalin.. Hhe, sebenernya game itu sukses juga sih membuat saya dengan lantang mengatakan bahwa panen stroberi itu butuh 4 jam.. Kontan langsung aja disorakin huuuu…..🙂 Bahkan pada awalnya saya sampai merelakan jam 2 dini hari saya digunakan bwat panen jagung.. Ortu saya sampai geleng kepala melihat tingkah farmer wanna be anaknya🙂

farmville rocks!Agenda jadwal sehari-hari pun bertambah, bercocok tanam sama panen🙂 Saya jadi terbayang gimana kalau seandainya panen stroberi itu 4 jam, panen jagung itu 3 hari, dan panen anggur itu sehari. Wuih.. semua pengen jadi petani aja dunk.

Selain itu sebenernya game ini cukup kejam sih (ya, inilah pemikiran saya setelah 34 hari bermain farmville), Kenapa kog kejam? Lha ini namanya seolah-olah menertawakan pak tani dunk.. Orang jadi mudah beranggapan bahwa bertani is so simple. Just plowing, planting, then harvesting. Bisa jadi  gamer akan menganggap enteng pak tani. Hhe, agak berlebihan ya? Tapi memang bisa jadi, lagipula yang main ga cuma orang dewasa, banyak juga “anak2 baru gede” yang main..

Terlepas dari itu semua, saya akan berkata bahwa I love both farmville and the real farmers!!

pak tani, you do great things!🙂

2 thoughts on “Addicted to farmville

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s